Energi  

KPI Raih Gold Rank untuk Laporan Keberlanjutan pada ASRRAT 2025

Jakarta, 2 Desember 2025 — Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2024 milik Kilang Pertamina Internasional (KPI) berhasil meraih penghargaan Gold Rank serta Commendation for First Year Participation pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 yang digelar di Bali, Jumat (28/11).

Pengakuan tersebut diberikan karena laporan keberlanjutan KPI dinilai memenuhi tiga unsur utama yakni transparansi, kelengkapan informasi, dan kredibilitas berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Raihan Gold Rank mencerminkan keseriusan KPI dalam mengimplementasikan praktik bisnis berkelanjutan serta keterbukaan kepada para pemangku kepentingan.

“Penerbitan laporan keberlanjutan setiap tahunnya merupakan komitmen KPI dalam memastikan tata kelola yang kuat, meningkatkan dampak sosial, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani.

Milla menambahkan, meski penghargaan bukan tujuan utama, ajang seperti ASRRAT menjadi ruang evaluasi bagi perusahaan dalam memperkuat kualitas pelaporan keberlanjutan yang dijalankan.

“Penghargaan ini merupakan bukti bahwa Laporan Keberlanjutan KPI tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga mencerminkan kinerja nyata perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan serta dilaporkan sesuai dengan standar internasional,” ujar Milla.

Dalam laporan tahunannya, KPI menampilkan capaian terkait pengelolaan lingkungan, peningkatan standar keselamatan kerja, pengembangan sumber daya manusia, hingga kontribusi bagi masyarakat. Dokumen tersebut juga memuat penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta upaya pemeliharaan integritas bisnis.

Laporan Keberlanjutan 2024 KPI disusun mengikuti berbagai standar internasional seperti GRI, SASB, SE OJK, ESG Rating, dan TCFD, serta telah melalui proses Assurance Type 1 (AA1000). Di aspek lingkungan, perusahaan menjalankan program efisiensi energi, pengendalian emisi, dan penanganan limbah. Sementara pada aspek sosial, KPI berfokus pada keselamatan pekerja, peningkatan kompetensi SDM, serta pemberdayaan masyarakat.

“Melalui capaian ini, KPI menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas praktik dan pelaporan keberlanjutan sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional. Penghargaan ini bukan akhir, melainkan dorongan untuk terus memperkuat keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang,” ujar Milla.

Di sisi lain, Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Dr. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, menegaskan bahwa laporan keberlanjutan telah menjadi standar global yang penting dalam meningkatkan daya saing regional maupun internasional.

“Laporan keberlanjutan dengan data yang kuat dan selaras standar global menjadi alat strategis dalam menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan,” ujarnya.

ASRRAT sendiri menjadi pengingat bahwa keberlanjutan bukan hanya kewajiban untuk melapor, tetapi fondasi bagi terciptanya nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan jangka panjang.

ASRRAT 2025 diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) bersama Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP). Memasuki tahun ke-21, program ini terus memperkuat posisinya sebagai salah satu ajang penilaian laporan keberlanjutan paling berpengaruh di Asia.

Artikel ini ditulis oleh:
Jimmy Julian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *