Berita  

Dua Belas Jembatan di Aceh Kembali Fungsional

Dua Belas Jembatan di Aceh Kembali Fungsional

ACEH, bincang.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil memulihkan konektivitas di Provinsi Aceh pascabencana banjir bandang. Hingga 30 Desember 2025, sebanyak 12 dari 16 jembatan nasional yang sempat terputus kini sudah kembali fungsional menggunakan struktur darurat.

Percepatan penanganan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh guna memastikan distribusi logistik dan mobilitas masyarakat tidak terhenti. Berbagai metode teknis diterapkan, mulai dari pemasangan jembatan bailey, penimbunan oprit, hingga penggunaan box culvert.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan akses transportasi merupakan prioritas utama pemerintah dalam situasi darurat. Menurutnya, jalan dan jembatan adalah urat nadi kehidupan masyarakat yang strategis bagi aktivitas ekonomi.

“Dalam kondisi bencana, yang terpenting adalah memastikan akses tetap terbuka agar mobilitas warga, bantuan kemanusiaan, dan distribusi logistik tidak terhenti,” ujar Dody dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

Sejumlah jembatan vital yang telah beroperasi kembali antara lain Jembatan Krueng Tingkeum di Bireuen yang kini menggunakan struktur bailey sepanjang 63 meter. Selain itu, Jembatan Alue Kulus, Jembatan Krueng Rongka, dan Jembatan Timang Gajah juga sudah dapat dilalui melalui penanganan darurat dan jalur detour.

Meski bersifat sementara, struktur darurat ini dipasang sembari menunggu proses pembangunan jembatan permanen. Di sisi lain, terdapat tiga jembatan yang strukturnya masih terputus, yakni Jembatan Weihni Enang-Enang, Jembatan Jamur Ujung, dan Jembatan Titi Merah. Namun, mobilitas masyarakat di titik tersebut tetap terlayani melalui jalur alternatif.

Saat ini, Kementerian PU tengah menyelesaikan pemasangan jembatan bailey di Jembatan Krueng Beutong yang ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025. Sinergi ini diharapkan dapat menekan dampak ekonomi akibat bencana dan mengembalikan konektivitas antarwilayah di Aceh secara bertahap.

Artikel ini ditulis oleh:
Jalil