JAKARTA, Bincang.id – Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) mencatat kenaikan volume lalu lintas di lima ruas tol luar Pulau Jawa selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, total 3.258.141 kendaraan melintas di jalur tersebut.
Senior General Manager JNT Regional Division, Tyas Pramoda Wardhani, mengungkapkan angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 8,2 persen dibandingkan kondisi normal. Pada hari biasa, volume kendaraan tercatat sebanyak 3.011.404 kendaraan.
“Peningkatan volume lalu lintas ini dialami oleh lima ruas tol di Regional Nusantara selama periode Nataru,” ujar Tyas dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Lima ruas tersebut meliputi Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Tol Bali Mandara, Tol Manado-Bitung (Mabit), dan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan.
Lonjakan Tertinggi di Segmen Solo-Yogyakarta Berdasarkan data operasional, peningkatan paling signifikan terjadi pada Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan. Ruas ini mencatat volume 356.542 kendaraan atau melonjak 69,8 persen dari kondisi normal. Arus kendaraan yang menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan bahkan meningkat tajam hingga 94,82 persen.
Lonjakan tinggi juga tercatat pada Ruas Tol Balsam dengan kenaikan 56,3 persen atau sebanyak 273.710 kendaraan. Sementara itu, Ruas Tol Mabit mengalami kenaikan 28,6 persen dan Ruas Tol MKTT meningkat 15,1 persen. Di Sumatera Utara, pergerakan kendaraan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu menjadi kontributor utama kenaikan arus.
Di sisi lain, Ruas Tol Bali Mandara mencatat volume kendaraan tertinggi secara jumlah unit, yakni mencapai 989.655 kendaraan. Meski demikian, kenaikan di ruas ini cenderung stabil dengan pertumbuhan tipis 0,03 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Artikel ini ditulis oleh:
Jalil





