Berita  

Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai Batang Kuranji

PADANG, Bincang.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan normalisasi Sungai Batang Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, pascabencana banjir yang terjadi pada awal Januari 2026. Fokus penanganan dilakukan di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, guna melindungi permukiman warga dan akses jalan dari risiko luapan sungai.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan cepat ini bertujuan untuk mengembalikan kapasitas alur sungai agar mampu menampung debit air saat hujan lebat. “Prioritas utama kami adalah keselamatan masyarakat,” ujar Dody dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Naryo Widodo, menjelaskan bahwa kondisi sungai di kawasan Batu Busuk saat ini sangat kritis karena mengancam badan jalan dan permukiman. Penanganan dilakukan dengan membuka alur sungai dan mengarahkannya kembali ke bagian tengah.

“Sisi kiri sungai yang mengancam jalan dan rumah penduduk menjadi fokus utama penanganan darurat ini,” jelas Naryo.

Target Selesai Empat Hari Guna mempercepat proses, BWS Sumatera V mengerahkan tujuh unit alat berat di lokasi tersebut dari total 15 unit yang direncanakan. Selain melakukan normalisasi alur, petugas juga fokus menyambung kembali jalan desa sepanjang 200 meter yang terputus akibat terjangan banjir. Seluruh pekerjaan darurat ini ditargetkan rampung dalam empat hari ke depan.

Naryo menambahkan bahwa fungsi Sungai Batang Kuranji saat ini diperkirakan menurun hingga hampir 50 persen. Oleh karena itu, pihaknya berencana melibatkan akademisi untuk merumuskan penanganan sungai yang lebih komprehensif di masa depan.

Kementerian PU juga meminta dukungan Pemerintah Kota Padang terkait ketersediaan lahan atau land clearing di sepanjang bantaran sungai. Dukungan ini sangat diperlukan agar rencana penanganan jangka panjang dapat berjalan lancar tanpa terkendala masalah sosial.

Artikel ini ditulis oleh:
Jalil