Tol Sigli-Banda Aceh Fungsional Diperpanjang Hingga 22 Januari

ACEH, Bincang.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Hutama Karya (Persero) resmi memperpanjang masa operasional fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) hingga 22 Januari 2026. Kebijakan ini diambil guna mendukung percepatan mobilisasi kendaraan tanggap darurat dan distribusi logistik pascabencana di Provinsi Aceh.

Berbeda dengan periode sebelumnya, ruas tol fungsional ini kini beroperasi penuh selama 24 jam setiap hari. Langkah ini bertujuan untuk memastikan akses transportasi dari Kota Banda Aceh menuju Kabupaten Pidie dan wilayah sekitarnya tetap lancar.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah menjaga stabilitas jalur logistik agar kebutuhan dasar masyarakat tidak terganggu. “Akses masuk untuk bahan kebutuhan masyarakat dan kegiatan industri tidak boleh terputus. Masyarakat tidak boleh mengalami kesulitan akibat terhambatnya distribusi,” ujar Dody dalam keterangan resmi, Jum’at (9/1).

Ketentuan dan Keselamatan Pengguna Meski dibuka untuk umum, operasional tol ini masih bersifat terbatas karena statusnya yang masih dalam tahap konstruksi. Ruas ini diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I serta angkutan logistik yang membawa bantuan darurat. Petugas akan melakukan sistem filtrasi di Interchange (IC) Seulimeum Jalur B dan akses masuk Padang Tiji untuk memastikan kendaraan yang melintas sesuai ketentuan.

Pihak pengelola jalan tol juga telah menyiapkan sejumlah kelengkapan keselamatan, mulai dari pemasangan rambu tambahan hingga penempatan petugas patroli siaga. Pengguna jalan diimbau waspada terhadap penyempitan lajur di titik-titik rawan longsor.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km/jam, memastikan kondisi fisik prima, dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tulis keterangan resmi tersebut.

Walaupun berstatus fungsional, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan penempelan (tapping) kartu uang elektronik di gerbang tol untuk mendata arus kendaraan yang masuk dan keluar secara tertib.

Artikel ini ditulis oleh:
Jalil