Eks Wamenaker Noel Ebenezer Hadapi Sidang Perdana Pemerasan

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan sekaligus tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di Kemenaker Immanuel Ebenezer Gerungan (tengah) - ANTARA.

JAKARTA, bincang.id – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025, Immanuel (Noel) Ebenezer Gerungan, menjalani sidang perdana kasus dugaan pemerasan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat, Senin. Sidang tersebut beragenda pembacaan dakwaan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kemenaker.

Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, mengonfirmasi pelaksanaan persidangan tersebut. “Sidang dengan terdakwa Noel Ebenezer dan kawan-kawan beragenda dakwaan. Kepada rekan media dipersilakan meliput,” ujar Andi kepada wartawan.

Ketua PN Jakarta Pusat telah menunjuk majelis hakim yang dipimpin oleh Nur Sari Baktiana, didampingi hakim anggota Fajar Kusuma Aji dan Alfis Setiawan. Dalam perkara ini, Noel diadili bersama 10 terdakwa lainnya, termasuk Temurila, Miki Mahfud, dan delapan orang rekan lainnya.

Dugaan Pemerasan Rp201 Miliar Berdasarkan penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Noel bersama para tersangka lainnya diduga melakukan pemerasan dengan total nilai mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020–2025. Angka tersebut diperoleh penyidik melalui identifikasi rekening para tersangka.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa nilai tersebut belum mencakup pemberian dalam bentuk lain. “Angka tersebut belum termasuk pemberian tunai ataupun barang, seperti mobil, motor, hingga fasilitas pemberangkatan ibadah haji dan umrah,” kata Budi di Jakarta.

Diberhentikan Presiden Kasus ini bermula saat KPK menetapkan Noel Ebenezer sebagai tersangka pada 22 Agustus 2025. Noel diduga memanfaatkan jabatannya untuk melakukan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3.

Meski sempat mengharapkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto pada saat penetapan tersangka, Noel justru langsung dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan oleh Presiden. Kini, Noel harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum bersama sepuluh tersangka lainnya yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:
Jalil