DENPASAR, bincang.id – Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri memulangkan buronan paling dicari asal Rumania, Zuleam Costinel Cosmin (33), dari Bali menuju negara asalnya, Selasa (20/1) malam. Cosmin merupakan tersangka kasus pembunuhan dan perampokan ekstrem yang menjadi target utama perburuan di wilayah Eropa.
Pantauan di Polda Bali menunjukkan Cosmin digiring petugas pukul 20.15 Wita dengan tangan terborgol dan mengenakan baju tahanan oranye. Ia dipulangkan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menggunakan maskapai Timur Tengah dengan pengawalan ketat.
Ses NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko, mengonfirmasi bahwa subjek adalah Daftar Pencarian Orang (DPO) yang sangat berbahaya. “ZCC merupakan DPO yang paling dicari di Rumania maupun wilayah Eropa atas kasus pembunuhan dan perampokan,” ujar Untung.
Kronologi Kejahatan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol. I Gede Adhi Mulyawarman, menjelaskan bahwa Cosmin terlibat aksi kriminalitas pada 6 November 2023 di Sibiu, Rumania. Ia bersama dua rekannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal, melakukan penyiksaan ekstrem hingga korban tewas, serta mengancam anak korban dengan senjata api.
“Kelompok ini membawa kabur barang mewah senilai 200.000 Euro. Dua rekan tersangka telah lebih dulu ditangkap di Irlandia serta Skotlandia dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup,” kata Gede Adhi.
Pelarian ke Indonesia Cosmin terdeteksi masuk ke Indonesia pada 14 November 2023 melalui Bandara Soekarno-Hatta setelah terbang dari Chengdu, China. Ia sempat mencoba melarikan diri ke Kuala Lumpur melalui Denpasar, namun gagal karena tidak tercatat dalam data perlintasan keimigrasian.
Pihak Interpol Indonesia kemudian melacak keberadaan tersangka melalui informasi tambahan dari NCB Bucharest dan unggahan di media sosial. Setelah proses pencarian intensif, Cosmin akhirnya diringkus di sebuah rumah kontrakan di Denpasar pada Kamis (15/1), saat tinggal bersama istri sirinya yang merupakan warga negara Indonesia.
Penangkapan ini mengakhiri pelarian panjang Cosmin yang telah ditetapkan sebagai DPO oleh Pengadilan Sibiu sejak 19 November 2023. Polri memastikan kerja sama internasional ini merupakan komitmen dalam memberantas kejahatan lintas negara.
Artikel ini ditulis oleh:
Jalil






