Jakarta, Bincang.id – Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) resmi menetapkan Eka Satria sebagai Ketua Umum APLSI periode 2025–2029. Eka yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Medco Power Indonesia menggantikan Arthur Simatupang, yang telah memimpin asosiasi selama dua periode sebelumnya. Bobby Gafur Umar turut terpilih sebagai Ketua Badan Pengawas APLSI melalui mekanisme pemilihan yang demokratis.
Dalam pidato perdananya, Eka Satria menegaskan komitmen APLSI untuk memperkuat sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung program ketenagalistrikan nasional. Ia menyampaikan bahwa APLSI akan berperan aktif dalam mendorong kemandirian energi, serta memastikan ketersediaan listrik yang andal dan terjangkau, sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN 2025–2034 dan visi besar pemerintah di sektor energi.
“APLSI siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan target Pak Prabowo untuk mencapai swasembada energi berkeadilan. Kami juga akan mengawal pembahasan RUU Ketenagalistrikan guna memastikan kebijakan yang berpihak pada transisi energi yang berkelanjutan,” ujar Eka, (23/25)
Selama lebih dari dua dekade, APLSI telah memberikan kontribusi signifikan bagi sistem ketenagalistrikan nasional dengan total kapasitas terpasang mencapai sekitar 15,5 GW, atau sekitar 20% dari kapasitas nasional. Ke depan, APLSI akan mengambil peran strategis dalam mendukung pencapaian target kapasitas terpasang sebesar 69,5 GW, di mana 71% di antaranya diharapkan berasal dari sektor swasta.
Munas tahun ini mengusung tema “Kolaborasi yang Bersinergi Mendukung Transisi yang Berkelanjutan dalam Pengembangan Ketenagalistrikan Nasional.” Acara dihadiri oleh 29 anggota aktif APLSI, yang mewakili Independent Power Producer (IPP) dengan total kapasitas pembangkit kolektif sebesar 15,5 GW. Munas juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Aryo Djojohadikusumo dari Arsari Renewable Energy, yang hadir sebagai anggota Dewan Pertimbangan APLSI, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor energi nasional.
Sebagai penutup, Ketua Umum demisioner Arthur Simatupang menyampaikan apresiasi terhadap kebersamaan dan dedikasi anggota APLSI. “APLSI adalah rumah besar bagi pelaku ketenagalistrikan swasta. Saya yakin di bawah kepemimpinan baru, APLSI akan semakin maju dan menjadi motor utama transformasi energi di Indonesia,” ujarnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Arie Saputra






