Berita  

Kementerian PU Tangani Jembatan Lumut Pascabanjir Aceh Tengah

JAKARTA, Bincang.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani Jembatan Lumut di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, pascabanjir akibat luapan sungai pada Jumat (2/1). Jembatan ini merupakan akses vital nasional yang menghubungkan ruas Takengon–Isé-Isé di Provinsi Aceh.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama untuk menjaga urat nadi perekonomian daerah. Pihaknya memastikan seluruh ruas jalan nasional dapat segera dilalui dengan dukungan personel dan alat berat.

“Penanganan kami percepat agar aktivitas masyarakat, mulai dari ekonomi hingga layanan darurat, dapat kembali normal,” ujar Dody dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

Normalisasi dan Pembersihan Material Upaya penanganan dilakukan secara terpadu oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. Saat ini, BWS Sumatera I tengah melakukan normalisasi sungai untuk memperlancar aliran air dan mengurangi potensi luapan ke permukiman warga.

Satu unit alat berat ekskavator telah dikerahkan ke lokasi untuk membersihkan material kayu yang terbawa arus agar tidak menyumbat area jembatan. Selain itu, BPJN Aceh bersama PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sedang memobilisasi tambahan dua unit alat berat dari Medan untuk mempercepat proses evakuasi material lumpur dan sampah.

Uji Struktur Jembatan Selain pembersihan, tim teknis akan melakukan survei detail terhadap struktur Jembatan Lumut. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada kerusakan struktural akibat terjangan arus deras yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Hasil pengecekan tersebut nantinya menjadi dasar bagi Kementerian PU untuk menentukan langkah teknis lanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat menjamin keamanan akses transportasi dan aktivitas sosial masyarakat di Aceh Tengah secara berkelanjutan.

Artikel ini ditulis oleh:
Jalil