Energi  

MedcoEnergi Catatkan Kinerja Tahun 2024, Laba Bersih Capai USD367 Juta

Untuk tahun 2025, MedcoEnergi menargetkan produksi minyak dan gas sebesar 145-150 mboepd, penjualan ketenagalistrikan sebesar 4.500 GWh, serta biaya produksi di bawah USD 10 per boe.

MedcoEnergi

Jakarta, bincang.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2024 dengan menghasilkan laba bersih sebesar USD 367 juta. Kinerja ini ditopang oleh pencapaian yang melebihi target di sektor produksi minyak dan gas, penjualan ketenagalistrikan, serta efisiensi operasional.

CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato, menyampaikan bahwa tahun 2024 menjadi tahun yang kuat bagi perusahaan dengan melampaui berbagai target produksi dan efisiensi biaya.

“MedcoEnergi mencatatkan pertumbuhan laba bersih, arus kas, serta EBITDA yang solid. Kami juga berhasil mempercepat pelunasan utang serta meningkatkan dividen sebesar 16% kepada pemegang saham,” ujar Roberto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (27/3).

Secara keuangan, EBITDA MedcoEnergi mencapai USD 1,27 miliar dengan kas dan setara kas sebesar USD 697 juta. Rasio utang bersih terhadap EBITDA membaik menjadi 1,8 kali, didukung oleh pelunasan utang dan peningkatan kas operasional. Peringkat kredit perusahaan pun mengalami peningkatan dari Fitch dan S&P menjadi BB-, serta outlook Moody’s menjadi positif.

Pada sektor minyak dan gas, MedcoEnergi mencatat produksi sebesar 152 ribu barel ekuivalen minyak per hari (mboepd), melebihi target, dengan biaya produksi stabil sebesar USD 8,2 per boe. Penemuan eksplorasi juga berhasil dilakukan di PSC Rimau dan Blok 60 Oman, serta perpanjangan lisensi Bualuang di Thailand hingga 2035.

Sektor ketenagalistrikan mencatatkan penjualan listrik sebesar 4.108 GWh dengan kontribusi energi terbarukan mencapai 20%. Medco Power, anak usaha perusahaan, menyelesaikan proyek panas bumi Ijen, proyek tenaga surya di Bali Timur, serta ekspansi pembangkit combined cycle di Batam. Medco Power juga mendapat izin bersyarat untuk mengekspor 600 MW listrik tenaga surya ke Singapura.

Di bidang pertambangan, anak usaha Amman Mineral Internasional mencatat produksi tembaga mencapai 395 juta pounds dan emas 803 ribu ons, yang merupakan rekor baru perusahaan. Selain itu, pembangunan smelter tembaga dan pabrik pemurnian logam mulia juga telah selesai dan sedang dalam proses commissioning.

Untuk tahun 2025, MedcoEnergi menargetkan produksi minyak dan gas sebesar 145-150 mboepd, penjualan ketenagalistrikan sebesar 4.500 GWh, serta biaya produksi di bawah USD 10 per boe. Perusahaan juga menganggarkan belanja modal sekitar USD 400 juta untuk minyak dan gas serta USD 30 juta untuk sektor ketenagalistrikan.

Hilmi Panigoro, Direktur Utama MedcoEnergi, menyatakan optimis terhadap kinerja perusahaan ke depan. “Saya sangat puas dengan kinerja operasional dan keuangan kami, yang menunjukkan disiplin dan kesigapan tim MedcoEnergi. Kami percaya penuh akan nilai saham perusahaan dan sudah memulai program pembelian kembali saham yang cukup signifikan,” pungkas Hilmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *