DEPOK, Bincang.id – Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan 10 titik percontohan (piloting) gerai obat Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Langkah ini diambil untuk memperkuat peran koperasi dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan dan obat murah bagi masyarakat.
Sepuluh titik percontohan tersebut tersebar di Kota Depok, Bintan, Bengkalis, Rokan Hulu, Banyumas, Jember, dan Lombok Tengah. Dalam tiga bulan ke depan, pemerintah akan melakukan observasi terhadap model bisnis gerai tersebut.
“Kita akan observasi terkait model bisnis yang akan dikembangkan dalam menyediakan pelayanan kesehatan dan obat murah bagi masyarakat,” ujar Ferry saat peluncuran gerai di Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, Selasa.
Ferry menjelaskan bahwa pengembangan unit usaha layanan kesehatan merupakan langkah strategis agar masyarakat memperoleh akses obat-obatan yang aman dan sesuai ketentuan. Program ini didukung oleh PT Indofarma Tbk serta mitra swasta melalui penyediaan obat over-the-counter (OTC) dan sarana pendukung lainnya.
“Kami ingin memastikan masyarakat desa dan kelurahan memperoleh akses obat-obatan berkualitas dengan harga wajar, serta dikelola secara profesional,” tambahnya.
Dukungan Pemerintah Daerah Pemerintah Kota Depok menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan 63 Koperasi Kelurahan Merah Putih di wilayahnya. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, mengalokasikan dana hibah sebesar Rp1,89 miliar untuk mendukung penguatan koperasi tersebut.
Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Abadijaya, Adi Fuad Zein, menyambut baik program ini. Ia menyebut koperasinya telah menerima dana hibah Rp30 juta dari Pemkot Depok untuk modal usaha.
Saat ini, koperasi tersebut tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga telah mengintegrasikan potensi ekonomi lokal lainnya. “Koperasi kami bekerja sama dengan tiga dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengelola unit usaha simpan pinjam, pangkalan LPG, hingga konter pulsa,” kata Adi.
Melalui integrasi prinsip gotong royong dan kebutuhan riil masyarakat, program ini diharapkan menjadi tonggak awal model usaha baru koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Artikel ini ditulis oleh:
Jalil





