Berita  

Menteri PU Pastikan Posko dan Jalan Nasional Jateng-DIY Siap untuk Mudik 2025

Menteri Dody mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran perjalanan mudik tahun ini.

Menteri PU Pastikan Posko dan Jalan Nasional Jateng-DIY Siap untuk Mudik 2025

Semarang, bincang.id – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memastikan kesiapan penuh infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya untuk menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2025. Dalam kunjungan kerjanya di Semarang pada Minggu (16/3/2025), Dody meninjau langsung berbagai titik strategis di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Dalam tinjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan bahwa Kementerian PU telah menyiapkan 24 posko Lebaran yang tersebar di dua provinsi, dengan 19 posko di Jawa Tengah dan 5 posko di D.I. Yogyakarta. Posko-posko ini, lanjut Dody, dirancang sebagai pusat layanan terpadu untuk kenyamanan dan keamanan para pemudik.

“Posko ini bukan hanya tempat singgah istirahat, tapi juga berfungsi sebagai pusat informasi kondisi jalan, jalur alternatif, layanan bantuan darurat, hingga tempat perbaikan ringan kendaraan. Semua petugas di posko siap membantu pemudik setiap saat,” ungkap Dody.

Menteri PU juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan nasional yang mencapai tingkat kemantapan 92,31%. Total panjang jalan nasional di wilayah Jawa Tengah dan DIY adalah 1.887,29 km, di mana 1.580,95 km berada di Jawa Tengah dengan kemantapan mencapai 91,28%, sedangkan DIY sepanjang 306,34 km dengan kemantapan mencapai 97,65%.

“Kami terus kebut perbaikan jalan. Dari 21.476 lubang jalan yang terdeteksi, sudah 20.649 lubang yang selesai diperbaiki. Sisanya, 827 lubang, kami pastikan selesai sebelum H-10 Lebaran,” jelasnya.

Selain perbaikan fisik jalan, Kementerian PU juga berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dalam mengantisipasi banjir di daerah rawan seperti Kaligawe dan Sayung, Demak. Langkah yang diambil antara lain normalisasi sungai, pembersihan saluran drainase, dan penempatan pompa air berkapasitas tinggi.

Lebih lanjut, Menteri Dody menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur jalan ini dilengkapi dengan antisipasi penanganan bencana melalui Disaster Relief Unit (DRU). Unit ini ditempatkan secara strategis di empat lokasi utama, yaitu Pekalongan, Karangjati, Buntu, dan Yogyakarta.

“DRU dilengkapi dengan berbagai alat berat seperti wheel loader, excavator, motor grader, dump truck, flat bed truck with crane, tandem roller, tyre roller, hingga road sweeper. Kami juga menyediakan material darurat seperti sand bag, bronjong, sheet pile, dan jembatan Bailey,” tambah Dody.

Dalam mengantisipasi bencana, Kementerian PU telah mengidentifikasi 37 titik rawan bencana di Jawa Tengah dan 14 titik di DIY. Setiap lokasi DRU memiliki jarak dan estimasi waktu tempuh yang telah dihitung secara cermat agar respons dapat dilakukan secara cepat dan efisien.

“Kita tidak ingin menunggu kejadian buruk baru bergerak. Tim DRU siaga 24 jam penuh dengan pantauan cuaca yang diperbarui secara rutin. Begitu ada laporan kondisi darurat, tim langsung bergerak menuju lokasi,” katanya.

Selain itu, Menteri PU juga mengimbau para pemudik agar tetap waspada saat berkendara, terutama di 23 titik rawan kecelakaan di Jawa Tengah dan 7 titik di DIY. “Kami sudah memasang tanda-tanda peringatan tambahan di titik tersebut. Namun, kesadaran pemudik dalam mematuhi rambu lalu lintas juga sangat penting,” imbuhnya.

Menutup tinjauannya, Menteri Dody mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelancaran perjalanan mudik tahun ini. “Kami dari pemerintah sudah bekerja maksimal. Semoga Lebaran 2025 ini aman, lancar, dan nyaman bagi kita semua. Selalu utamakan keselamatan selama perjalanan,” pungkas Menteri PU Dody Hanggodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *