Royalti dan B40 Tekan Biaya Operasi PT Vale

Pt. vale indonesia tbk.

JAKARTA, bincang.id – PT Vale Indonesia Tbk mengakui adanya tekanan tambahan terhadap biaya operasional perusahaan sepanjang tahun 2025. Tantangan ini dipicu oleh kenaikan tarif royalti dan kewajiban penggunaan biodiesel B40 di tengah tren penurunan harga nikel global.

Direktur Utama PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, menjelaskan bahwa realisasi harga nikel pada 2025 berada di bawah ekspektasi perusahaan. Meski demikian, ia mencatat kinerja produksi dan penjualan tetap melampaui target yang telah ditetapkan.

“Realisasi harga nikel sepanjang tahun 2025 ini di bawah dari apa yang kita harapkan,” ujar Bernardus dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (19/1).

Kinerja Keuangan dan Operasional Hingga November 2025, PT Vale membukukan pendapatan sebesar 902 juta dolar AS. Capaian positif ini didorong oleh volume produksi nikel matte dan penjualan bijih yang melampaui anggaran perusahaan. Di sisi lain, biaya produksi di Sorowako tercatat berada di kisaran 9.000 dolar AS per ton.

Bernardus menyoroti bahwa implementasi kebijakan B40 memerlukan strategi cermat karena berdampak langsung pada reliabilitas peralatan di lapangan. Kendati ada tekanan biaya, perusahaan tetap berupaya menjaga margin tetap positif dan beradaptasi dengan kebijakan pemerintah terkait pengendalian produksi.

“Kita tidak perlu menyikapi dengan panik,” tambahnya usai rapat. Menurutnya, adaptasi dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu kinerja operasional jangka menengah.

Komitmen Hilirisasi Selain menghadapi tantangan biaya, PT Vale menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proyek-proyek hilirisasi nikel bersama para mitra. Bernardus menekankan pentingnya pembahasan berkelanjutan mengenai kebijakan biaya dan produksi agar komitmen jangka panjang perusahaan tidak terhambat.

Perusahaan terus melakukan penyesuaian rencana operasional guna menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan target keberlanjutan bisnis di masa depan.

Artikel ini ditulis oleh:
Jalil