Politik

Di Hadapan Jamaah Istiqlal, Menko Zulkifli Hasan Buka-Bukaan Soal Program Pemerintah yang Belum Maksimal

Jakarta, bincang.id — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mewakili Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Doa Keselamatan Bangsa, Dzikir Kebangsaan, dan Haul Pendiri NKRI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (9/8) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Zulhas menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Presiden Prabowo yang tengah fokus mempersiapkan rangkaian agenda kenegaraan di MPR/DPR serta peringatan HUT ke-81 RI.

Di hadapan para jamaah, Zulhas secara terbuka memaparkan evaluasi perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo yang sudah berjalan sekitar 20 bulan.

“Pemerintah baru 20 bulan, hampir dua tahun. Ada yang berhasil, ada juga yang tidak berhasil,” ujar Zulhas.

Zulhas menyoroti sektor pangan sebagai salah satu capaian positif pemerintah. Ia memastikan stok kebutuhan pokok nasional seperti beras, ikan, ayam, dan telur saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi.

Meski begitu, ia tak menampik adanya keluhan masyarakat terkait lonjakan harga beberapa komoditas.

“Memang harga lagi naik, tapi kita sekarang sedang operasi pasar besar-besaran agar harga bisa turun dan stabil kembali,” jelasnya.

Di sisi lain, Menko Pangan ini mengakui masih ada program strategis yang menghadapi kendala di lapangan, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat diwarnai indikasi penyalahgunaan. Saat ini, pemerintah tengah melakukan penertiban secara masif.

Sebagai solusi dan percepatan, pemerintah berencana mempermudah akses layanan bagi sekolah berbasis agama dan pondok pesantren.

“Pondok pesantren yang memiliki santri di atas 1.000 orang nantinya akan kita izinkan untuk memiliki dan mengelola dapur sendiri agar pelaksanaan program lebih efektif,” tutur Zulhas.

Menutup penyampaiannya, Zulhas meminta dukungan moral serta doa dari para ulama dan jamaah agar pemerintah bisa terus melakukan perbaikan serta menuntaskan berbagai program demi kesejahteraan masyarakat.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker