Blog

Viral! SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi soal Penilaian LCC 4 Pilar Kalbar 2026

Jakarta, Bincang.id – Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026 tengah jadi sorotan usai muncul dugaan penilaian juri yang dianggap tidak objektif saat babak final berlangsung.

Polemik ini ramai dibahas setelah sebuah video cuplikan lomba beredar di media sosial. Dalam video tersebut, tim dari SMAN 1 Pontianak terlihat mempertanyakan keputusan juri terkait pemberian nilai terhadap jawaban peserta.

Melalui unggahan akun Instagram informasi sekolah @smansaptk.informasi, pihak SMAN 1 Pontianak diketahui telah mengajukan “permohonan konfirmasi dan klarifikasi pelaksanaan LCC 4 Pilar Kalimantan Barat” kepada pihak penyelenggara dan dewan juri.

Dalam tayangan yang beredar, peserta dari SMAN 1 Pontianak disebut mendapat pengurangan nilai saat menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun, pada pertanyaan yang sama, peserta lain justru mendapat tambahan nilai meski jawaban yang disampaikan dinilai memiliki inti yang serupa. Hal itulah yang kemudian memicu protes dan menjadi bahan perbincangan warganet.

Video tersebut pun langsung ramai di berbagai platform media sosial. Banyak netizen mempertanyakan standar penilaian dewan juri, sementara sebagian lainnya meminta publik menunggu klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara.

Sejumlah akun media lokal dan informasi Pontianak juga ikut menyoroti persoalan ini. Pihak SMAN 1 Pontianak disebut meminta penjelasan terbuka terkait dasar penilaian yang digunakan juri demi menjaga objektivitas dan kredibilitas kompetisi.

Sebagai informasi, LCC 4 Pilar MPR RI merupakan kompetisi tingkat nasional yang menguji wawasan pelajar soal Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada pelaksanaan tingkat Kalbar tahun ini, SMAN 1 Sambas berhasil keluar sebagai juara dan akan mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari panitia pelaksana, dewan juri, maupun pihak MPR RI terkait polemik yang sedang ramai diperbincangkan tersebut.

ini

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker