Waduh! Rupiah Makin ‘Loyo’ Gara-gara Konflik AS-Iran Memanas, Tembus Rp17.300 Per Dolar!
Jakarta, Bincang.id – Dompet makin menjerit, nih! Rupiah kita terpantau lagi kurang sehat pada penutupan perdagangan Jumat ini. Mata uang Garuda harus rela melemah 49 poin alias turun 0,28 persen ke angka Rp17.382 per dolar AS. Padahal, sebelumnya masih bertahan di level Rp17.333.
Efek Perang di Timur Tengah
Usut punya usut, ternyata biang keroknya adalah tensi panas di Timur Tengah yang kembali meledak. Josua Pardede, Kepala Ekonom Permata Bank, bilang kalau serangan Amerika Serikat ke beberapa titik di Iran bikin pasar dunia heboh.
Gara-gara serangan AS ke wilayah pantai Iran—termasuk Pulau Qeshm—dan aksi balas dendam militer Iran ke kapal perang Amerika, harga minyak global langsung meroket! Efek dominonya? Dolar AS jadi makin perkasa dan bikin mata uang lain, termasuk rupiah, jadi ‘bengek’.
Sempat Menguat, Eh Melemah Lagi
Sebenarnya, sepanjang pekan ini rupiah sudah kayak roller coaster, alias bergerak sideways. Sempat ada harapan pas tengah pekan karena Tiongkok coba jadi penengah buat damaiin Timur Tengah. Tapi sayang, begitu masuk hari Jumat, kabar penyerangan terbaru langsung bikin rupiah loyo lagi.
Kurs JISDOR Bank Indonesia juga mencatat hal yang sama, rupiah merosot ke level Rp17.375 per dolar AS.
Gimana Pekan Depan?
Buat kamu yang ada rencana mau tukar dolar atau belanja barang impor, mending siap-siap cek saldo. Prediksinya, pekan depan rupiah masih bakal bergerak di rentang yang agak terbatas, yaitu antara Rp17.300 sampai Rp17.425.
Tetap pantau terus berita ekonomi ya, semoga tensi di sana cepat adem biar rupiah kita bisa bernapas lega lagi!