3.440 Anak Yatim Terima Santunan, Pramono: Program Ini Harus Terus Berjalan
Jakarta, Bincang.id – Sebanyak 3.440 anak yatim di Jakarta menerima santunan senilai Rp1 juta per anak dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Bazis) Provinsi DKI Jakarta. Bantuan tersebut disalurkan melalui program santunan Muharam dan belanja bersama yang digelar di Gajah Mada Plaza, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/7).
Program tahunan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dan Baznas (Bazis) DKI Jakarta dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, kegiatan santunan Muharam bukan sekadar pemberian bantuan, tetapi juga bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan.
“Program yang baik ini tentunya saya harapkan untuk tetap di-maintain, dirawat, dan selalu pada setiap tahun diadakan,” ujar Pramono.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Baznas (Bazis) tidak hanya diwujudkan melalui santunan anak yatim. Sinergi tersebut juga menghadirkan berbagai program sosial lain, salah satunya bantuan pemutihan ijazah bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Menurut Pramono, sepanjang 2024 program pemutihan ijazah telah membantu 6.050 siswa, sementara pada tahap pertama tahun 2025 telah menjangkau sekitar 2.025 siswa.
Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Akhmad Abu Bakar mengungkapkan, total nilai santunan yang disalurkan pada program Muharam tahun ini mencapai Rp3,44 miliar.
“Total penerima manfaat sebanyak 3.440 anak yatim dengan nilai santunan mencapai Rp3,44 miliar,” kata Akhmad.
Dari ribuan penerima tersebut, 150 anak yatim diundang secara langsung mengikuti kegiatan belanja bersama di Gajah Mada Plaza. Masing-masing memperoleh bantuan senilai Rp1 juta, yang terdiri atas Rp500 ribu untuk paket pemenuhan gizi, voucher belanja Rp250 ribu, uang tunai Rp250 ribu, serta paket perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis.
Akhmad mengatakan, kegiatan belanja bersama sengaja dirancang agar anak-anak tidak hanya menerima bantuan secara materi, tetapi juga merasakan pengalaman yang menyenangkan di momen Muharam.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memastikan bantuan yang diberikan dapat mendukung kebutuhan gizi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari mereka,” ujarnya.
Program santunan Muharam merupakan agenda rutin Baznas (Bazis) DKI Jakarta yang dilaksanakan bersama Pemprov DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Baznas (Bazis) DKI Jakarta melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial agar semakin banyak warga yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap layanan dan dukungan pemerintah.
By: Hafiz




