Energi

Listrik Sumatera Padam, Tim Gabungan Turun

Pemerintah tengah melakukan langkah cepat dalam mengusut pemadaman listrik massal yang sempat terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Bareskrim Polri telah menerjunkan tim investigasi guna mengidentifikasi penyebab pasti terjadinya blackout tersebut.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian serius terhadap gangguan kelistrikan tersebut karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat serta perekonomian di wilayah terdampak.

“Kementerian ESDM sebagai regulator dan pengawas subsektor ketenagalistrikan memberikan perhatian serius terhadap kejadian blackout ini,” ujar Yuliot.

Ia menegaskan bahwa investigasi teknis akan dilakukan secara menyeluruh guna mengetahui akar permasalahan sekaligus menyiapkan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menyatakan bahwa tim inspektur ketenagalistrikan telah diterjunkan sejak awal gangguan terjadi.

“Pada tahap awal pasca padam meluas kami telah menerjunkan tim inspektur ketenagalistrikan ke lapangan,” tutur Tri.

Di sisi lain, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri turut menyelidiki titik putus sambungan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV di Desa Tempino, Muaro Jambi, yang diduga berkaitan dengan insiden blackout tersebut.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Mohammad Irhamni menyampaikan bahwa tim penyidik bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan PLN telah melakukan pemeriksaan teknis secara langsung di lokasi kejadian.

“Barang bukti berupa konduktor yang putus dibawa ke Puslabfor Bareskrim dan Litbang PLN untuk diperiksa lebih lanjut,” ujar Irhamni.

Meskipun demikian, pihak kepolisian menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi adanya unsur sabotase maupun kesengajaan manusia dalam insiden pemadaman listrik di Sumatera tersebut.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker