Infrastruktur

Gaya ‘Grebek’ Area Belakang Proyek ala Menteri PU Dody Hanggodo Ini Bikin Kontraktor Auto Siap Sedia!

Jakarta, Bincang.id – Ada-ada saja cara pejabat kita buat mastiin proyek beres tepat waktu. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, punya trik unik yang bikin para kontraktor nggak bisa santai-santai. Alih-alih cuma senyum dan foto-foto di area depan proyek yang sudah rapi dan estetik, Pak Menteri justru hobi langsung melipir ke area belakang yang masih berantakan!

Gaya “grebek” anti-mainstream ini dipakainya pas lagi mantau proyek fasilitas pendidikan nasional baru-baru ini.

“Begitu keluar mobil, saya memang sengaja cari bagian yang belum selesai atau belum rapi. Tujuannya supaya kita bisa langsung diskusi, cari tahu masalahnya apa, dan segera cari solusinya,” kata Menteri Dody, Selasa (16/6).

Nah loh, ketahuan kan mana yang belum kelar? Tapi trik ini terbukti manjur banget!

Proyek Sekolah Rakyat di Sragen Sudah 87%, Tapi Sempat Ditinggal Mudik 1 Suro Gara-gara pengawasan yang super detail ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Sragen ternyata sudah ngebut sampai 87,12%! Capaian ini diklaim jadi salah satu yang tercepat di Indonesia, barengan sama Semarang dan Surabaya.

Tapi, Pak Menteri sempat curhat kalau jumlah kuli bangunan sempat drop dari 900 orang jadi cuma 600 orang gara-gara tradisi libur 1 Suro kemarin. Biar proyeknya nggak mandek, Kementerian PU langsung tancap gas minta kuota pekerja ditambah sampai 1.100 orang. Proyek pun digeber 24 jam nonstop pakai sistem shift!

Dikejar Tayang Target Akhir Juni 2026 Kenapa sih kok ngebet banget sampai lembur bagai kuda? Ternyata, Kementerian PU menargetkan total 93 titik proyek ini harus sudah fungsional pada akhir Juni 2026 ini.

Alasannya bikin terharu, biar adik-adik siswa bisa langsung pakai gedung sekolah baru yang super nyaman ini pas tahun ajaran baru di bulan Juli 2026 nanti. Mantap banget, kan?

Bonus: Jalan Rusak di Sekitar Sekolah Juga Bakal Ditambal! Nggak cuma fokus sama gedung sekolah, pas di perjalanan, Menteri Dody sempat salfok sama jalanan kabupaten yang bergelombang akibat sering dilewati truk bermuatan jumbo (ODOL).

Tenang, Pak Menteri menjamin jalanan rusak itu bakal langsung diperbaiki lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD) 2026. “Prinsipnya, pembangunan fasilitas ini tidak boleh meninggalkan infrastruktur jalan yang rusak,” tegasnya.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker