Dana Rp98,47 Triliun Cair! Kementerian PU Siap Gaspol Bangun Sekolah, Jalan, hingga Irigasi Desa
Jakarta, Bincang.id – Ada kabar gede dari dunia pembangunan kita, nih! Komisi V DPR RI baru saja mengetuk palu dan menyetujui anggaran (pagu indikatif) untuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp98,47 triliun.
Angka ini diumumkan langsung oleh Ketua Komisi V DPR, Lasarus, pas rapat kerja di Jakarta, Kamis kemarin. Walaupun sebenarnya kebutuhan asli Kementerian PU itu tembus Rp291 triliun, DPR berjanji bakal terus memperjuangkan tambahan anggaran biar program-program penting buat rakyat bisa jalan terus.
Duit Triliunan Buat Apa Aja, Sih? Menteri PU, Dody Hanggodo, langsung pasang badan dan menegaskan kalau setiap rupiah dari anggaran ini harus balik lagi ke rakyat dalam bentuk fasilitas yang nyata.
Nah, biar nggak penasaran, ini dia bocoran alokasi dana gedenya:
- Prasarana Strategis (Rp31,53 triliun): Ini porsi paling gede! Duitnya bakal dipakai buat bikin Sekolah Rakyat, perbaiki sekolah keagamaan, sampai urus fasilitas umum di area pascabencana Sumatra.
- Bina Marga (Rp29,24 triliun): Buat kamu yang suka mengeluh jalanan rusak, dana ini bakal dipakai buat bangun dan mulusin jalan, jembatan, flyover, underpass, sampai jembatan gantung.
- Sumber Daya Air (Rp25,44 triliun): Fokusnya buat bangun irigasi sawah, pengendali banjir, dan infrastruktur pascabencana.
- Cipta Karya (Rp11,07 triliun): Biar akses air minum (SPAM) makin lancar, urusan limbah dan sampah beres, serta kawasan strategis nasional makin rapi.
- Sisanya sekitar Rp1,19 triliun dialokasikan buat operasional internal seperti Setjen, Itjen, dan kedeputian lainnya.
Kabar Baik Buat Warga Desa: Anggaran Berbasis Masyarakat Diperkuat! Kementerian PU nggak cuma fokus sama proyek-proyek raksasa saja, lho. Ada dana sebesar Rp1,65 triliun yang disiapkan khusus untuk program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM). Asyiknya, program ini bakal tersebar di 4.127 titik lokasi di berbagai daerah!
Menteri Dody bilang, program IBM ini penting banget karena efeknya instan dan langsung dirasakan warga, baik buat fasilitas fisik maupun ekonomi lokal.
Nantinya, duit Rp1,65 triliun itu dibagi dua:
- Sektor Sumber Daya Air (Rp450 miliar): Dialokasikan untuk 2.000 lokasi program irigasi desa (P3TGAI) biar hasil tani makin melimpah.
- Sektor Cipta Karya (Rp1,2 triliun): Tersebar di 2.127 lokasi untuk program air minum pedesaan (PAMSIMAS), sanitasi (SANIMAS), tempat olah sampah (TPS3R), hingga jembatan gantung buat akses desa terpencil.
Dengan budget segini, Kementerian PU berkomitmen buat kerja efisien dan transparan demi ketahanan air, konektivitas, dan fasilitas publik yang makin oke di seluruh Indonesia.




