Blog
Trending

Ribuan Mahasiswa Gelar Aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”, Soroti Kenaikan BBM dan Kebijakan Pemerintah

Jakarta, Bincang.id – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai elemen organisasi kemahasiswaan menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (12/6). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga BBM, melemahnya nilai tukar rupiah, serta sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai semakin membebani rakyat.

Sejak pagi hari, massa aksi mulai memadati titik kumpul dengan membawa berbagai spanduk, poster, dan bendera organisasi. Dalam orasinya, para mahasiswa menilai kondisi ekonomi nasional tengah menghadapi tantangan serius yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari naiknya harga kebutuhan pokok hingga menurunnya daya beli masyarakat.

Sejak pagi hari, massa aksi mulai memadati titik kumpul dengan membawa berbagai spanduk, poster, dan bendera organisasi. Dalam orasinya, para mahasiswa menilai kondisi ekonomi nasional tengah menghadapi tantangan serius yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari naiknya harga kebutuhan pokok hingga menurunnya daya beli masyarakat.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa. Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga BBM, menjaga stabilitas ekonomi, serta memastikan kebijakan yang diambil berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Kenaikan BBM akan berdampak pada seluruh sektor kehidupan masyarakat. Harga kebutuhan pokok naik, biaya transportasi meningkat, dan rakyat kecil menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.

Selain menolak kenaikan BBM, massa aksi juga menyoroti melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang dinilai menjadi indikator menurunnya kepercayaan pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. Mereka meminta pemerintah lebih fokus pada penguatan ekonomi domestik dan perlindungan terhadap sektor-sektor produktif nasional.

Mahasiswa menegaskan bahwa gerakan ini merupakan peringatan kepada pemerintah agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat. Mereka juga menyatakan siap menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons yang serius dari pemerintah.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker