Politik

Prabowo Ultimatum Mitra MBG Bermasalah: Cepat Ngaku, Insyaallah Selamat

Bogor, Bincang.id – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan tegas kepada oknum mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak menjalankan program sesuai aturan. Peringatan itu disampaikan saat Rapat Konsolidasi Nasional Program MBG yang dihadiri lebih dari 12 ribu penggerak, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan mitra pelaksana di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6).

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut terdapat sekitar 5.000 mitra MBG yang hadir dalam forum tersebut. Ia kemudian berinteraksi dengan para peserta dan meminta mitra yang merasa telah menjalankan tugas dengan baik untuk mengangkat tangan. Setelah itu, Presiden melontarkan kelakar yang langsung disambut tawa ribuan peserta.

“Mitra yang brengsek angkat tangan, angkat tangan. Enggak ngaku ya?” kata Prabowo dari atas panggung.

Meski disampaikan dengan nada bercanda, Prabowo kemudian menyampaikan pesan serius kepada pihak-pihak yang masih melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan program unggulan pemerintah tersebut. Ia meminta para mitra yang merasa melakukan kesalahan untuk segera memperbaiki diri sebelum berhadapan dengan aparat pengawas dan penegak hukum.

“Kalaupun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan. Kembalilah ke jalan yang benar. Kembalilah ke jalan yang benar dan kalau saudara yang cepat-cepat lapor, ngaku, insyaallah selamat,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik penyalahgunaan anggaran dalam program MBG. Menurutnya, program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia itu memiliki dampak strategis terhadap pembangunan sumber daya manusia sekaligus perputaran ekonomi daerah.

Karena itu, Prabowo meminta lembaga pengawas dan aparat penegak hukum memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program. Ia bahkan menyatakan siap menambah dukungan sumber daya bagi lembaga seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga Kejaksaan Agung untuk memastikan tidak ada kebocoran anggaran negara.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada pengecualian,” tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan bahwa program MBG menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak yang menjadi penerima manfaat. Oleh sebab itu, ia menilai program tersebut tidak boleh dijadikan sarana memperkaya diri oleh segelintir oknum.

“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum,” kata Prabowo.

Peringatan Presiden muncul di tengah upaya pemerintah memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai tujuan. Konsolidasi nasional di Sentul sekaligus menjadi momentum penegasan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan terhadap seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari pengelolaan dapur, distribusi makanan, hingga penggunaan anggaran negara.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker