Ribuan Penggerak MBG Padati Sentul, Prabowo Tegaskan Komitmen Program Gizi

Bogor, Bincang.id – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rapat Konsolidasi Nasional bertajuk Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Rabu (3/6). Pertemuan akbar tersebut menjadi salah satu konsolidasi terbesar yang pernah dilakukan pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan program unggulan MBG di seluruh Indonesia.
Sebanyak 12.173 peserta hadir dalam kegiatan itu. Mereka terdiri dari Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Koordinator Regional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Koordinator Wilayah, Kepala SPPG, hingga ribuan mitra pelaksana yang selama ini menjadi ujung tombak distribusi program makan bergizi di berbagai daerah.
Di hadapan ribuan peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia, Prabowo memberikan apresiasi kepada para pelaksana yang selama ini bekerja di lapangan, termasuk di daerah terpencil dengan tantangan geografis yang tidak mudah. Presiden menilai keberhasilan MBG sangat bergantung pada dedikasi para penggerak yang memastikan program tersebut dapat menjangkau masyarakat secara langsung.
“Terima kasih atas pengabdian saudara-saudara selama ini, di tempat-tempat yang jauh, di tempat-tempat yang susah. Terima kasih atas dedikasi kalian,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Momen ini juga menjadi penampilan perdana Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam laporannya kepada Presiden, Nanik menjelaskan bahwa peserta yang hadir merupakan representasi pelaksana MBG dari Sabang sampai Merauke. Ia menyebut terdapat 20 kantor KPPG yang tersebar di seluruh Indonesia, ditambah jajaran koordinator dan kepala SPPG yang bertugas mengawal implementasi program di daerah.
Menurut Nanik, peserta yang hadir secara langsung berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Selain itu, terdapat sekitar 5.873 mitra pelaksana yang ikut ambil bagian dalam konsolidasi nasional tersebut. Kehadiran ribuan mitra ini menunjukkan bahwa program MBG kini melibatkan ekosistem yang semakin besar, mulai dari pengelola dapur, penyedia bahan pangan, hingga pelaksana distribusi di lapangan.
Tak sekadar menjadi ajang temu akbar, konsolidasi nasional ini juga dipandang sebagai upaya pemerintah menyamakan visi dan langkah seluruh pelaksana MBG. Pemerintah ingin memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan di tengah semakin besarnya cakupan penerima manfaat di berbagai daerah.
Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola program MBG dalam beberapa waktu terakhir, kehadiran langsung Presiden di hadapan ribuan penggerak SPPG dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan program tersebut. Prabowo menegaskan bahwa MBG bukan hanya program bantuan pangan, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju Generasi Emas 2045 melalui pemenuhan gizi yang berkualitas bagi anak-anak Indonesia.
Dengan mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak dalam satu forum nasional, pemerintah menunjukkan bahwa MBG kini telah berkembang menjadi gerakan besar yang melibatkan ribuan pelaksana dari pusat hingga daerah. Dari Sentul, pesan yang ingin ditegaskan adalah satu: pembangunan generasi masa depan dimulai dari memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak.




