EnergiPolitik

Trump Spill AS-Iran Akhirnya Damai, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi!

Jakarta, Bincang.id – Setelah bikin senewen satu dunia gara-gara konflik panas di Timur Tengah, akhirnya ada kabar adem yang bikin lega. Presiden AS, Donald Trump, baru aja spill lewat medsos miliknya, Truth Social, kalau kesepakatan damai antara AS dan Iran “kini telah rampung”!

Nggak tanggung-tanggung, Trump langsung kasih lampu hijau buat buka kembali Selat Hormuz—jalur perdagangan minyak paling krusial di dunia—tanpa biaya tol, plus mencabut blokade Angkatan Laut AS.

“Kapal-kapal dunia, hidupkan mesin kalian. Biarkan minyak mengalir!” tulis Trump dengan gaya khasnya yang heboh.

Siap-Siap Sign Kontrak di Swiss

Rencananya, peresmian kesepakatan damai ini bakal ditandatangani hari Jumat (19/6) nanti di Swiss. Kabar ini juga sempat dibocorin sama PM Pakistan, Shehbaz Sharif, lewat akun X (Twitter) miliknya.

Urusan siapa yang bakal datang ke Swiss sebenarnya masih digodok. Wakil Presiden AS, JD Vance, bilang ke Fox News kalau dia udah berencana hadir, tapi ada kemungkinan juga Trump sendiri yang bakal langsung meluncur ke sana sebelum doi ikutan KTT G7 di Prancis.

Isi Perjanjiannya Apa Aja, Sih?

Biar nggak penasaran, ini beberapa poin penting dari kesepakatan AS-Iran versi obrolan Trump dengan The Wall Street Journal:

  • No Nuklir: Iran berkomitmen mutlak buat nggak punya senjata nuklir.
  • Inspeksi Ketat: Bakal ada pemeriksaan nuklir super ketat di Iran, walau Trump bilang nggak usah buru-buru buat beresin sisa-sisa material nuklirnya. “Satu atau dua bulan ke depan lah, nggak usah terburu-buru,” katanya.
  • Nggak Ada Duit Tunai: Iran nggak bakal dikasih uang cash, tapi sanksi ekonomi mereka bisa dicabut. Tapi ya, tergantung kelakuan mereka juga. “Kita lihat saja bagaimana mereka bersikap,” tambah Trump.

Menariknya, Trump juga mengklaim kalau PM Israel, Benjamin Netanyahu alias Bibi, udah setuju sama kesepakatan ini demi mastiin Iran bersih dari nuklir.

Iran Masih Mau ‘Cek Ombak’ Dulu

Meskipun Trump udah koar-koar, pihak Iran lewat Wakil Menlu Kazem Gharibabadi ngasih tahu media pemerintah mereka kalau Teheran nggak mau langsung percaya gitu aja. Mereka bakal masuk masa negosiasi 60 hari dulu buat mastiin AS beneran nepatin janji awal mereka sebelum hari Jumat nanti.

Langkah damai ini pun langsung disambut gembira sama Sekjen PBB, Antonio Guterres, yang berharap ini jadi babak baru buat menghentikan konflik.

Wajar aja dunia langsung heboh, soalnya sejak serangan besar-besaran AS-Israel ke Iran akhir Februari lalu yang menewaskan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, tensi di sana emang parah banget sampai bikin harga minyak dunia ikutan berantakan.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker